Review : Dead by Midnight


Judul Buku : Dead By Midnight
Penulis : Beverly Barton
Penerjemah : R. Tantie Kustiantie
Penyunting : Yudi Iswanto
Genre : Romantic suspence 
Tebal : 534 Halaman
Novel dewasa
Terbitan : Zebra Books, New York
Hak Cipta Terjemahan Bahasa Indonesia 2011 Dastan Books
Cetakan 1, Desember 2011
#31HariBerbagiBacaan


Sinopsis :

Sejak kegagalannya sebagai bintang di Hollywood, Lorie Hammonds kembali ke kota kelahirannya, Dunmore, Alabama, dan memulai kehidupan yang baru. Tapi serangkaian ancaman pembunuhan memperingatkan Lorie untuk berdoa, karena ajal untuk menebus dosanya akan segera tiba. Lalu satu per satu Midnight Masquerade mulai terbunuh. Mereka ditembak berkali-kali, ditelanjangi, dan dipakaian topeng berhias.

***

"Anda tidak tahu bagaimana rasanya melihat tubuh isteri sudah tidak bernyawa berbaring dalam genangan darahnya sendiri... Mengetahui bahwa dia menderita" hal. 49

Lorie Hammonds adalah seorang gadis muda yang memiliki impian untuk menjadi artis terkenal dan dan menjadi bintang Hollywood. Obsesinya yang tinggi membuat Lorie harus meninggalkan tempat kelahirannya, Dunmore menuju Los Angeles. Nasib yang ia pertaruhkan berakhir sia-sia. Ia memiliki masa lalu yang sangat buruk. Midnight masquerade adalah judul film dewasa yang melibatkan sepuluh pemeran termasuk Lorie. Membuat reputasi Lorie dipandang rendah di tempat asalnya. Tak hanya kedua orangtuanya yang tidak lagi menerima Lorie, akan tetapi mantan kekasih Lorie, Mike Birkett memendam gejolak amarah di hatinya setelah ditinggalkan oleh Lorie demi obsesinya menjadi artis.

"Tengah malam tiba. Panjatkan doamu. Memohon ampun.Bereskan urusanmu. Kau masuk dalam daftar. Bersiaplah. Kau tidak tahu kapan giliranmu. Apakah kau akan mati berikutnya?" hal. 53

Penulis sangat lihai menyembunyikan identitas pelaku midnight masquerade. Membacanya, akan membuat pembaca sangat penasaran. Teror inilah yang digunakan oleh pelaku untuk mengirim surat kepada incarannya. Kasus yang kemudian ditangani oleh Powell Agency. Matinya ketiga korban pertama, Hillary Flinch, Dean Wilson (mantan Lorie di LA), dan Charles Wong membuat Mike tak lagi hanya sekedar sheriff yang melindungi warganya, namun Mike sadar, jika Lorie mantan kekasihnya yang diam-diam masih dicintainya berada dalam ancaman pembunuhan. 

"Kalau sudah kejadian, memang gampang mengkritik. Nasi sudah jadi bubur tidak ada gunanya menyesali. Apa yang sudah berlalu, biarlah berlalu." hal. 364
 
Sudut pandang dalam novel ini adalah sudut pandang orang ketiga yang serba tahu yang menarik untuk dibaca karena melibatkan kasus pembunuhan, sangat intrik dan tidak mudah menebak siapa pelakunya. Kehadiran tokoh-tokoh lain yang turut membuat novel ini menarik adalah sahabat Lorie, Cathy dan Jack. Cathy adalah sahabat Lorie yang menjadi alasan kenapa Lorie kembali ke Dunmore. 
Namun, ancaman pembunuhan mengintai Lorie. Awalnya aku mengira pelaku yang sebenarnya adalah Mr. Ransom owens yang berperan sebagai sebagai sutradara film midnight masquerande.

Aku sangat suka dengan kisah romance dalam novel ini, dimana Mike Birkett yang merupakan mantan kekasih Lorie harus melindunginya dari ancaman pembunuhan. Karena profesinya sebagai sheriff mengharuskan ia  bersikap profesional. Akan tetapi, Mike tak dapat menyangkal perasaan yang masih tersimpan di lubuk hatinya. Sementara itu, dia sudah memiliki dua anak, Hannah dan M.J. Isteri Mike, Molly sudah lama meninggal. Saat dimana Mike membutuhkan ibu pengganti untuk anak-anaknya, ia bertemu dengan Lorie Hammonds. Mantan kekasih yang memiliki masa lalu yang suram, ancaman pembunuhan yang mengerikan. Namun, disaat yang sama, Mike dihadapkan pada situasi yang rumit. Akankah Mike tetap memilih Abby Sherman sebagai istrinya kelak, ataukah kehadiran Lorie yang harus dia lindungi akan membangkitkan kenangannya di masa lalu?

"Semua waktu yang telah kau sia-siakan sebagian karena salahku. Aku tidak bisa berhenti menghukummu. Aku seharusnya bisa menjadi teman bagimu" hal. 407

Sebagai pembaca, kita akan dihadapkan kehadiran banyak tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya, para pemeran film midnight masquerade, si misterius midnight killer, agen Powel Agency, Maleah dan Derek yang juga terlibat kisah asmara. Banyaknya tokoh yang terlibat, mungkin membuat pembaca bingung  yang menjadi kekurangan dalam novel ini.
Namun, keseluruhan novel ini sangat menarik untuk dibaca terlebih lagi dengan ending *happy dan menyisakan rasa penasaran kepada pembaca. 

Oiya ada juga lo kasus pembunuhan oleh Agen Powell Agency yang berakhir secara mengerikan. Akankah agen Maleah yang bekerja sama dengan Derek Lawrence mampu bekerja sama dan menemukan pelaku yang sebenarnya?

selamat membaca :)

2 komentar:

  1. iya mba, sangat suka membaca, hobby.
    Terutama Novel. Btw makasih sudah mampir mba...

    BalasHapus

Member of Stiletto Book Club

Komunitas Blogger Makassar

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri

Member of Warung Blogger

Warung Blogger

Member of Blogger Perempuan

Member Hijab Blogger

Free "Care" Day

Free "Care" Day